KENDARI — Universitas Muhammadiyah Kendari (Unismuh Kendari), khususnya Unit Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL), menggelar acara wisuda dan pelepasan mahasiswa pada hari Senin, 21 April 2026. Upacara yang berlangsung meriah di aula utama kampus ini merupakan momen bersejarah bagi 287 mahasiswa yang secara resmi dinyatakan telah menyelesaikan pendidikan strata satu (S1) dan diploma tiga (D3) mereka.
Kehadiran pejabat universitas, dosen pembimbing akademik, orang tua mahasiswa, dan berbagai undangan terhormat memeriahkan penyelenggaraan wisuda kali ini. Acara dimulai tepat pukul 08.30 Waktu Indonesia Tengah (WITA) dan berlangsung selama kurang lebih tiga jam, dengan protokol kesehatan yang tetap diterapkan mengingat situasi pandemi global yang masih memerlukan kewaspadaan.
Sebanyak 287 lulusan yang terdiri dari 156 mahasiswa program studi S1 dan 131 mahasiswa program studi D3 resmi menerima ijazah dan surat kelulusan dari institusi pendidikan mereka. Para lulusan ini berasal dari berbagai program studi yang ada di Unit PBL Unismuh Kendari, termasuk Pendidikan Dokter, Pendidikan Perawat, Pendidikan Farmasi, dan Manajemen Kesehatan.
Direktur Unit PBL Unismuh Kendari, Dr. Ir. Aswan Noor, M.Sc., dalam sambutannya menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi dari seluruh komponen akademik, mahasiswa, dan keluarga besar universitas. “Kami bangga melihat generasi muda ini telah berhasil menempuh perjalanan akademik mereka dengan penuh tantangan dan pembelajaran. Mereka telah dibekali dengan kompetensi, karakter, dan nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi utama Universitas Muhammadiyah Kendari,” ujar Dr. Aswan dalam pidatonya.
Lebih lanjut, Direktur Unit PBL menekankan pentingnya tanggung jawab para lulusan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa. “Para lulusan kami diharapkan dapat menjadi tenaga profesional yang tidak hanya menguasai bidang ilmu mereka, tetapi juga memiliki kesadaran sosial yang tinggi dan berpihak kepada masyarakat yang membutuhkan. Metodologi pembelajaran berbasis masalah yang telah kalian jalani selama ini dirancang untuk mempersiapkan kalian menghadapi dunia kerja yang dinamis dan penuh tantangan,” tambah Dr. Aswan.
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Andi Mappigau, M.Pd., juga menghadiri acara wisuda ini dan memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian lulusan. Dalam sambutan singkatnya, Prof. Andi Mappigau menekankan komitmen universitas dalam terus meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian. “Universitas Muhammadiyah Kendari terus berinovasi dalam menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan industri dan perubahan zaman. Unit PBL kami adalah bukti nyata dari komitmen tersebut, dimana pembelajaran interaktif dan problem-solving menjadi fokus utama,” kata Prof. Andi Mappigau.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. H. Muh. Azhari, S.H., M.H., dalam kesempatan lain menjelaskan bahwa para lulusan ini telah melalui berbagai proses evaluasi yang ketat. “Setiap mahasiswa yang wisuda hari ini telah membuktikan bahwa mereka menguasai kompetensi yang ditetapkan dalam kurikulum. Mereka telah lulus dari ujian tulis, ujian praktik, presentasi skripsi atau karya tulis ilmiah, dan uji kompetensi yang komprehensif,” jelas Dr. Muh. Azhari.
Salah satu lulusan yang meraih nilai tertinggi (cumlaude) adalah Siti Nur Azizah dari program studi Pendidikan Dokter. Dalam kesempatan berbincang dengan media, Siti mengungkapkan perasaan bahagianya setelah berhasil menyelesaikan pendidikan selama enam tahun. “Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat dan kemudahan yang telah diberikan. Selama menjalani pendidikan di Unit PBL Unismuh Kendari, saya belajar tidak hanya ilmu kedokteran tetapi juga nilai-nilai humanis dalam melayani pasien. Metode pembelajaran berbasis masalah sangat membantu saya untuk berpikir kritis dan menemukan solusi dari kasus-kasus klinis yang kompleks,” kata Siti sambil menunjukkan dokumen kelulusannya.
Siti menambahkan bahwa beliau akan melanjutkan program internsip di salah satu rumah sakit besar di Sulawesi Tenggara. “Saya ingin berkontribusi memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya Kendari. Tidak lupa pula, nilai-nilai Muhammadiyah tentang amal dan kepedulian sosial akan selalu menjadi panduan saya dalam berkarya,” tutup Siti.
Lulusan lainnya, Moh. Ridho dari program studi Manajemen Kesehatan D3, mengungkapkan rencana karirnya setelah wisuda. “Saya telah mendapatkan penawaran kerja dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara untuk menjadi staff di bidang perencanaan dan evaluasi program kesehatan. Saya percaya bahwa ilmu yang saya peroleh selama tiga tahun di Unismuh Kendari sangat relevan dengan pekerjaan ini,” kata Ridho.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Program Studi Pendidikan Dokter, Dr. dr. Syaiful Bahri, Sp.PD., K.Gerd., menyampaikan bahwa para lulusan dokter dari Unit PBL Unismuh Kendari telah tersebar di berbagai institusi pelayanan kesehatan. “Banyak lulusan kami yang bekerja di rumah sakit, puskesmas, klinik, dan bahkan ada yang membuka praktik pribadi. Feedback yang kami terima dari pemberi kerja menunjukkan bahwa lulusan kami memiliki kemampuan klinis yang baik, komunikasi yang efektif, dan sikap profesional yang tinggi,” kata Dr. Syaiful Bahri.
Acara wisuda ini juga disertai dengan kegiatan pelepasan mahasiswa, dimana para lulusan secara simbolis melepaskan status sebagai mahasiswa dan berganti menjadi alumni universitas. Kegiatan ini dilakukan dengan upacara yang penuh makna, termasuk penyerahan kenang-kenangan, album wisuda, dan pengucapan janji sumpah alumni yang mengagungkan integritas, profesionalisme, dan dedikasi kepada masyarakat.
Penyelenggaraan wisuda tahun ini juga didukung oleh pihak-pihak eksternal, termasuk Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI), Organisasi Profesi Kesehatan, dan berbagai sponsor lokal di Kendari. Dukungan ini menunjukkan bahwa institusi pendidikan kesehatan di kawasan timur Indonesia semakin mendapat pengakuan dan kepercayaan dari berbagai stakeholder.
Dalam konteks yang lebih luas, pelaksanaan wisuda 287 mahasiswa ini merupakan kontribusi signifikan Universitas Muhammadiyah Kendari terhadap penyediaan tenaga profesional di bidang kesehatan untuk wilayah Sulawesi Tenggara dan Indonesia timur secara umum. Mengingat permintaan tenaga kesehatan yang masih tinggi, terutama di daerah-daerah terpencil dan tertinggal, kehadiran lulusan dari institusi pendidikan berkualitas seperti Unismuh Kendari menjadi sangat penting.
Plt. Kepala Unit Pengembangan Akademik Unismuh Kendari, Drs. H. Nur Aziz, M.M., dalam wawancara singkat menekankan komitmen universitas untuk terus meningkatkan tracer study dan membantu alumni dalam pengembangan karir. “Kami tidak hanya bertanggung jawab sampai mahasiswa lulus, tetapi juga perlu memantau dan mendukung pengembangan karir mereka. Program alumni relations yang sedang kami kembangkan bertujuan untuk membangun jaringan alumni yang kuat dan saling mendukung,” kata Drs. Nur Aziz.
Suasana penutupan acara wisuda dipenuhi kebahagiaan, air mata syukur, dan emosi yang mendalam. Para orang tua tampak bangga menyaksikan putra putri mereka meraih gelar akademik. Sementara itu, para dosen dan tenaga kependidikan juga terlihat lega dan puas melihat hasil kerja keras mereka dalam membimbing para mahasiswa selama bertahun-tahun.
Ke depannya, Universitas Muhammadiyah Kendari melalui Unit PBL berkomitmen untuk terus berinovasi dalam pendidikan, meningkatkan kolaborasi dengan institusi pendidikan dan industri kesehatan, serta memastikan bahwa lulusan mereka menjadi profesional yang berkontribusi positif bagi pembangunan kesehatan nasional. Dengan pelaksanaan wisuda periode April 2026 ini, universitas telah menambah daftar panjang alumni yang diharapkan dapat menjadi duta keunggulan pendidikan Unismuh Kendari di seluruh nusantara.
Penulis: Redaksi Jurnalis Kampus
Kendari, 21 April 2026