Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari melalui Unit Pengembangan Bakat dan Lomba (PBL) menyelenggarakan acara spektakuler bertajuk “Festival Seni Budaya dan Olahraga Mahasiswa 2026” pada Minggu, 30 Maret hingga 31 Maret 2026. Kegiatan berskala besar ini diikuti oleh lebih dari 500 mahasiswa dari berbagai program studi dan mencakup berbagai cabang olahraga serta pertunjukan seni budaya tradisional dan modern yang memukau.
Penyelenggaraan festival ini merupakan komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari dalam mengembangkan potensi mahasiswa secara holistik, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pengembangan karakter, kreativitas, dan keterampilan sosial. Lokasi penyelenggaraan festival mencakup lapangan olahraga utama kampus, auditorium seni pertunjukan, dan berbagai area fasilitas publik di lingkungan Unit PBL yang terletak strategis di pusat Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.
### Latar Belakang Penyelenggaraan Festival
Unit PBL Universitas Muhammadiyah Kendari, yang secara resmi didirikan pada tahun 2015, merupakan lembaga khusus yang bertanggung jawab dalam mengidentifikasi, membimbing, dan mengembangkan bakat-bakat istimewa di kalangan mahasiswa. Selama lebih dari satu dekade, unit ini telah berhasil menghasilkan berbagai prestasi gemilang di tingkat regional, nasional, bahkan internasional.
Menurut catatan administratif unit, setiap tahunnya terdapat peningkatan signifikan dalam jumlah mahasiswa yang tertarik mengikuti program pengembangan bakat. Hal ini mendorong pihak manajemen untuk menciptakan wadah yang lebih komprehensif dan inklusif bagi semua mahasiswa untuk mengekspresikan potensi seni dan olahraga mereka.
“Festival ini dirancang sebagai platform apresiasi dan perayaan atas dedikasi mahasiswa kami dalam berbagai bidang. Kami percaya bahwa pengembangan bakat harus sejalan dengan pembentukan karakter yang kuat, sesuai dengan nilai-nilai Muhammadiyah,” jelas Dr. Ir. Ahmad Ridha, S.T., M.T., Direktur Unit PBL Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam wawancara eksklusif dengan media kampus pada Kamis, 27 Maret 2026.
### Serangkaian Acara yang Memukau
Festival Seni Budaya dan Olahraga Mahasiswa 2026 menampilkan berbagai cabang olahraga yang kompetitif dan menghibur. Kompetisi olahraga mencakup sepak bola lima lawan lima, bola voli, badminton, tenis meja, catur, dan cabang olahraga alternatif seperti futsal dan esports. Setiap cabang olahraga disertai dengan sistem turnamen yang terstruktur rapi, dengan hadiah menarik senilai total mencapai Rp 50 juta yang disediakan melalui pendanaan internal kampus dan dukungan sponsor lokal.
Di sisi seni dan budaya, festival ini menampilkan ragam pertunjukan yang memukau ribuan penonton. Parade pembukaan dimulai dengan pertunjukan tari tradisional Sulawesi Tenggara yang dipimpin oleh Kelompok Seni Tradisional Mahasiswa (KSTM) UMKH. Prosesi berlanjut dengan pertunjukan musik dari berbagai genre, mulai dari musik daerah Sulawesi, musik kontemporer, hingga musik modern yang disesuaikan dengan selera generasi muda.
Pertunjukan teater musikal menjadi salah satu highlight dari festival ini. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa dan Desain mempersiapkan pertunjukan “Cerita Nusantara” yang menampilkan kisah-kisah heroik dari sejarah Indonesia dengan sentuhan modern dan visual yang memukau. Penampilan ini melibatkan lebih dari 100 mahasiswa sebagai aktor, penari, dan crew teknis.
Selain itu, festival juga menghadirkan kompetisi seni rupa dan desain grafis, kompetisi fotografi, lomba puisi dan sastra, serta pameran karya seni mahasiswa yang menampilkan kreativitas luar biasa. Ruang pameran di gedung seni kampus dipenuhi dengan berbagai karya dua dan tiga dimensi yang mencerminkan keragaman perspektif dan teknik artistik para mahasiswa.
“Saya sangat senang bisa menampilkan karya saya di festival ini. Ini adalah kesempatan emas untuk mendapatkan feedback langsung dari pengunjung dan sesama seniman. Selain itu, bisa berkolaborasi dengan teman-teman dari program studi lain membuat pengalaman ini sangat berharga,” ujar Ratna Sari Wijaya, mahasiswa semester enam Program Studi Seni Rupa, sambil menunjukkan karya lukisannya yang berjudul “Harmoni Alam Sulawesi.”
### Partisipasi Aktif dan Respons Mahasiswa
Tingkat partisipasi mahasiswa dalam festival ini mencapai angka yang menggembirakan. Data dari Unit PBL menunjukkan bahwa terdapat 47 Tim yang terdaftar dalam kategori olahraga, dengan masing-masing tim beranggotakan 12 hingga 15 pemain. Sementara itu, dalam kategori seni dan budaya, terdapat 89 individu dan kelompok yang terdaftar sebagai peserta, menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi dari komunitas mahasiswa.
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Hasnawi, M.Si., yang hadir langsung dalam acara pembukaan festival pada Sabtu, 30 Maret 2026, memberikan apresiasi mendalam kepada semua pihak yang terlibat. Dalam sambutannya yang singkat namun bermakna, Rektor menekankan pentingnya keseimbangan antara pengembangan akademik dan non-akademik.
“Mahasiswa yang berkualitas bukan hanya yang unggul dalam bidang akademik semata, tetapi juga yang memiliki kepribadian, kreativitas, dan kemampuan interpersonal yang baik. Festival seperti ini adalah bukti nyata komitmen universitas kami dalam menciptakan lulusan yang siap menghadapi tantangan zaman modern dengan mental yang tangguh dan karakter yang mulia,” ujar Prof. Hasnawi dalam pidatonya.
Dukungan aktif juga datang dari berbagai kelompok kepentingan internal kampus. Organisasi Mahasiswa Tingkat Universitas (OMTU), setiap departemen akademik, dan kelompok-kelompok minat mahasiswa lainnya turut berkontribusi dalam mensukseskan festival ini. Tim koordinator dari unit PBL sendiri telah melakukan persiapan selama tiga bulan sebelumnya, melakukan survei kebutuhan, perencanaan anggaran, dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
### Infrastruktur dan Dukungan Fasilitas
Untuk menunjang lancarnya festival, Universitas Muhammadiyah Kendari telah melakukan peningkatan dan persiapan fasilitas secara signifikan. Lapangan olahraga utama yang biasanya digunakan untuk kegiatan akademik ditata sedemikian rupa dengan pembangunan tribun sementara, sistem pencahayaan yang lengkap, dan area VIP untuk tamu undangan dan pejabat kampus.
Auditorium seni pertunjukan yang baru direnovasi tahun lalu, kini menampilkan sistem sound system berkualitas internasional dan lighting yang canggih. Kapasitas ruangan yang dapat menampung 1.500 penonton ini dijadikan venue utama untuk pertunjukan seni budaya dan semua kegiatan indoor festival.
Dewan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Tenggara turut memberikan dukungan moril dan materiil untuk kesuksesan festival ini. Ketua DPW Muhammadiyah Sulawesi Tenggara, H. Moh. Ridho Mawardi, M.Pd., menghadiri acara dan mengucapkan doa untuk kesuksesan pelaksanaan festival.
“Sebagai organisasi yang berkomitmen pada pendidikan dan pemberdayaan generasi muda, kami sangat mendukung inisiatif Universitas Muhammadiyah Kendari dalam mengembangkan potensi mahasiswa melalui festival ini. Kegiatan semacam ini tidak hanya penting untuk pengembangan individu, tetapi juga sebagai kontribusi nyata terhadap melestarikan warisan budaya nusantara,” kata H. Moh. Ridho Mawardi dalam sidang pembukaan festival.
### Dampak dan Manfaat bagi Mahasiswa
Festival ini diharapkan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi seluruh komunitas mahasiswa. Pertama, dari aspek pengembangan bakat dan potensi, festival menjadi ajang penampilan diri yang berharga bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan mereka kepada publik yang lebih luas. Pengalaman berperforma di depan ribuan penonton memberikan pembelajaran berharga tentang manajemen stress, kepercayaan diri, dan kemampuan presentasi.
Kedua, festival ini memperkuat hubungan sosial dan kebersamaan di antara mahasiswa dari berbagai program studi. Ketika mahasiswa dari Fakultas Teknik bermain futsal dengan mahasiswa dari Fakultas Ilmu Kesehatan, atau ketika mereka bersama-sama mempersiapkan pertunjukan seni, tercipta ikatan emosional dan pemahaman yang lebih mendalam tentang keberagaman dalam komunitas kampus.
“Melalui festival ini, saya belajar banyak tentang kolaborasi tim. Sebagai kapten futsal, saya harus memahami kebutuhan setiap anggota tim dan memastikan mereka semua merasa dihargai. Ini adalah skill manajemen yang sangat berharga yang tidak bisa saya pelajari hanya dari buku teks,” ungkap Bambang Sutrisno, mahasiswa semester lima Program Studi Teknik Informatika yang menjadi kapten tim futsal Fakultas Teknik.
Ketiga, festival ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun portofolio profesional mereka. Bagi mahasiswa yang berminat di bidang seni, desain, atau olahraga profesional, pengalaman dan rekam jejak yang diperoleh dari festival ini dapat menjadi aset berharga dalam melamar pekerjaan atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Keempat, kegiatan festival juga memberikan dampak ekonomi lokal. Penyelenggaraan festival membutuhkan berbagai jasa dan barang dari pihak ketiga, sehingga secara tidak langsung memberikan dampak positif bagi usaha kecil dan menengah di sekitar kampus.
### Penghargaan dan Pengakuan
Dalam acara penutupan festival pada Senin, 31 Maret 2026, telah dilakukan pengumuman para pemenang dari berbagai kategori. Selain penghargaan dalam bentuk uang tunai, para pemenang juga menerima piala, sertifikat, dan beberapa pemenang kategori seni mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan karya mereka di berbagai forum seni tingkat regional.
Salah satu prestasi yang membanggakan adalah kemenangan tim sepak bola lima lawan lima dari Fakultas Hukum, yang berhasil mengalahkan tim favorit dari Fakultas Pendidikan dalam final yang sangat ketat. Pertandingan berlangsung selama dua periode masing-masing 20 menit dengan hasil akhir 3-2.
“Kami tidak pernah mengira bisa memenangkan turnamen ini. Semua anggota tim telah berlatih dengan keras selama berbulan-bulan. Kemenangan ini adalah hasil dari kebersamaan, dedikasi, dan dukungan dari rekan-rekan mahasiswa lainnya,” kata Hendra Wijaya, kapten tim pemenang, dengan piala di tangan.
### Rencana Keberlanjutan dan Masa Depan
Unit PBL telah menyatakan komitmen untuk menjadikan festival ini sebagai acara tahunan yang terus berkembang dan menampilkan inovasi-inovasi baru. Pada tahun depan, pihak manajemen merencanakan untuk memperluas skop festival dengan menambahkan cabang olahraga baru seperti taekwondo, karate, dan berbagai cabang olahraga ekstrem yang sedang populer di kalangan mahasiswa.
“Feedback yang kami terima dari mahasiswa sangat positif. Banyak yang berharap festival ini menjadi agenda tetap setiap tahun bahkan menjadi lebih besar. Kami akan terus berinovasi dan mendengarkan aspirasi mahasiswa untuk membuat festival yang semakin relevan dan menarik,” jelas Dr. Ahmad Ridha dalam kesempatan terpisah.
Pihak universitas juga akan lebih melibatkan stakeholder eksternal, termasuk pemerintah lokal dan organisasi olahraga serta seni di tingkat provinsi, untuk membuat festival ini semakin prestisius dan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengakuan regional maupun nasional.
### Penutup
Festival Seni Budaya dan Olahraga Mahasiswa 2026 yang diselenggarakan oleh Unit PBL Universitas Muhammadiyah Kendari telah membuktikan bahwa pengembangan potensi mahasiswa di luar akademik adalah investasi penting bagi pembangunan karakter dan keterampilan generasi muda. Dengan tingkat partisipasi yang tinggi, pertunjukan yang spektakuler, dan semangat kebersamaan yang terasa kuat, festival ini telah menciptakan momentum positif yang diharapkan dapat berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.
Kesuksesan festival ini juga merupakan cerminan dari visi-misi Universitas Muhammadiyah Kendari dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kreativitas, dan keterampilan sosial yang kokoh. Ke depannya, diharapkan kegiatan-kegiatan serupa terus dikembangkan sebagai bagian integral dari sistem pendidikan di universitas, sehingga mampu menciptakan ekosistem akademik yang sehat, dinamis, dan inspiring bagi semua mahasiswa.
(RED)